• Tue. Apr 20th, 2021

Genjot Ekspor Manggis

Bykabarkhusus

Oct 29, 2020 , ,

Dalam perhelatan akbar Asean Games di Jakarta dan Palembang beberapa waktu lalu, ada yang menarik dari sajian menu buah yang diberikan bagi para atlet yang berlaga di ajang tersebut. Selain menu makanan bergizi, terdapat buah khas Indonesia yang mencuri perhatian para kontingen dari forty five negara tersebut. Ya, manggis menjadi buah kesukaan para atlet luar negeri. Bahkan pihak penyelenggara harus menyediakan sekitar 1 ton per hari.

Dibalik kulitnya yang keunguan tersimpan daging buah yang bertekstur lembut, berair dengan warna putih. Selain itu perpaduan rasa manis dan asam terasa menyegarkan. Tidak mengherankan banyak orang yang menyukai buah berjuluk The Queen of Tropical Fruit ini.

Sejauh ini Indonesia rutin mengekspor manggis ke mancanegara. Negara pengimpornya antara lain Thailand, Malaysia, Hongkong, Vietnam, Uni Emirat Arab, Belanda, Perancis, Saudi Arabia, Tiongkok, Hongkong, Jepang, Korea, Kuwait, dan Qatar.

Mentan Amran pernah mengatakan, bahwa prediksi ekspor manggis pada tahun 2018 akan menembus 60.000 ton, nilai tersebut naik 553% dibandingkan tahun 2017 yang hanya 9.167 ton.

Sementara prognosa produksi pada tahun ini ditaksir akan mencapai 166.725 ton atau naik sebesar 3% dibandingkan tahun 2017.

Produktivitas Rendah Lahan Luas

Permintaan manggis tiap tahun meningkat dari negara-negara tujuan ekspor Indonesia. Sayangnya, produktivitas buah manggis Indonesia hanya mampu menghasilkan sekitar 6,27 ton per hektar per tahun. Sedangkan Thailand mencapai 16,28 ton per hektar per tahun atau hampir 3 kali lipat produksi Indonesia. Hal ini dikarenakan budidaya manggis di Indonesia masih sedikit yang dilakukan secara intensif.

Meski produktivitas Thailand tinggi, tapi masih harus mendatangkan manggis dari Indonesia. Sehingga menjadikan peluang bagi pembudidaya manggis tanah air. Apalagi permintaannya cenderung naik setiap tahunnya.

Tercatat ada sekitar 400 jenis manggis di dunia, 100 jenis diantaranya tumbuh subur di Indonesia. Umumnya buah manggis dipanen pada November sampai Maret.

Produksi panen per pohon ada dikisaran 700 – 1.000 buah. Pada puncak produksinya yang dibudidayakan intensif bisa menghasilkan 2.500 – 3.000 buah per pohon dengan berat 200 – 250 gr per buah.

Penghasil Manggis di Indonesia

Daerah penghasil manggis di Indonesia terdapat di 25 kabupaten. Hingga saat ini, produksi terbesar terdapat di daerah Jawa, diikuti Sumatera dan Bali. Di Pulau Jawa, sentra manggis tersebar ada di Jawa Barat yaitu di kabupaten Sukabumi, Purwakarta, Subang, Bogor, Tasikmalaya. Di Jawa Tengah yang menjadi sentra manggis adalah Purworejo. Sedangkan untuk sentra manggis di Jawa Timur terdapat di Kabupaten Blitar, Banyuwangi dan Trenggalek.

Sementara itu, sentra manggis yang ada di Sumatera menyebar di beberapa daerah seperti di Sumatera Barat di Sawahlunto, Limapuluh Koto, Pasaman, Kampar di Riau, Tapanuli di Sumatera Utara, dan Lahat di Sumatera Selatan. Di Jambi sentra budidaya manggis ada di Kerinci, Merangin dan Sarolangun.

Sentra manggis juga terdapat di Lebong, Bengkulu dan Tanggamus di Lampung. Selain itu sentra manggis di luar Pulau Jawa juga terdapat di Tabanan, Bali, Lombok Barat, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan Pontianak, Kalimantan Barat.

Beberapa daerah yang juga berpotensi menjadi wilayah baru dalam pengembangan produksi manggis antara lain, Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Mamasa di Sulawesi Barat, Banggai dan Paso di Sulawesi Tengah. (ih/ tmr)

Sumber : majalah IHORTI

Related Post